Sekolah itu (seharusnya) Menyenangkan

Sekolah Alam Ciganjur

Sejak melihat anak-anak yang belajar dengan gembira di Sekolah Alam, saya ingin bertemu perumus metode pendidikan tersebut. Namanya Lendo Novo. Awalnya, ia berkuliah di bidang perminyakan. Ketertarikan Lendo Novo terhadap dunia pendidikan dimulai pada tahun 1989.

Waktu ia dipenjara karena meminta Presiden Suharto turun. Tentara yang menginterogasinya berkomentar “Kalian itu kuliah baru S2 saja sudah berani melawan Pemerintah. Mereka punya mentri-mentri yang gelarnya Professor dan Doktor.” Kalimat tersebut memunculkan serangkaian pertanyaan. Kenapa masyarakat Indonesia menghargai orang berdasar kepintaran, harta, popularitas, atau fisik yang indah? Orang kemudian mencari jalan pintas karena ingin dihargai. Ada yang korupsi karena ingin kaya. Ada yang membeli gelar atau mencontek karena ingin dianggap pintar. Dan orang-orang yang ingin fisik rupawan melakukan operasi plastik.

Lendo Novo kemudian mempertanyakan seperti apakah orang yang paling berharga di mata Tuhan. Sebagai penganut Islam, ia mencari rujukan di Al Quran. Ia menemukan bahwa orang yang paling mulia adalah orang yang bertakwa…

Lihat pos aslinya 357 kata lagi

Tidak Dikategorikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s